Implementasi Google Consent Mode V2 Langkah demi Langkah — Tutorial Definitif
Apa Itu Google Consent Mode V2
Consent Mode V2 adalah API Google yang menyesuaikan perilaku tag berdasarkan status persetujuan. Tag dapat dimuat dalam keadaan terbatas tanpa cookie. Google mewajibkannya untuk pengiklan EEA pada Maret 2024.
Tanpanya: pemodelan konversi berhenti, audiens remarketing menyusut, Smart Bidding menurun.
Empat Parameter Persetujuan
- ad_storage — Cookie iklan
- analytics_storage — Cookie analitik
- ad_user_data — Data pengguna untuk iklan (baru di V2)
- ad_personalization — Remarketing (baru di V2)
Mode Dasar vs Lanjutan
Dasar: Tag tidak dimuat tanpa persetujuan. Lanjutan: Dimuat segera dalam mode terbatas. Google menggunakan ping untuk pemodelan, memulihkan hingga 70%. Selalu gunakan lanjutan.
Langkah 1: Set Status Default
Sebelum tag Google di <head>:
gtag('consent', 'default', { 'ad_storage': 'denied', ... });
Langkah 2: Perbarui Persetujuan
gtag('consent', 'update', { 'ad_storage': 'granted', ... });
Langkah 3: Implementasi GTM
Aktifkan Consent Overview di GTM. Buat tag Consent Initialization. Konfigurasi Consent Settings.
Langkah 4: Verifikasi
- Tag Assistant: Tab Consent
- dataLayer: consent default dan update
- GA4 DebugView: Indikator persetujuan
Pemodelan Konversi
Dalam mode lanjutan, ping memberi makan model. Syarat: 1.000+ klik/hari selama 7 hari. Memulihkan 50-70%.
Kesalahan Umum
- Snippet default dimuat setelah tag Google
- ad_user_data atau ad_personalization tidak ada
- wait_for_update di 0
- Consent update dijalankan tanpa syarat
Lewati Kompleksitas dengan FlexyConsent
FlexyConsent menangani semua: default denied, perintah update, empat parameter, TCF 2.3, Microsoft UET — dari satu tag skrip. Mulai EUR 0/bulan.